Seorang pengusaha muda Amerika (sebut saja si John) datang ke Jepang untuk urusan bisnis. Seperti biasanya, perusahaan Jepang menjamu tamu bisnisnya dengan sangat baik.
Setelah makan malam, orang Jepang menawarkan perempuan-perempuan cantik yang akan menemani si bule malam itu. Si John milih satu dan langsung masuk kamar. Setelah berdua siap di ranjang, John memulai 'aksinya'. Tidak lama kemudian, si cewek Jepang mulai teriak-teriak.
"HOYA TOYA!! HOYA TOYA!! H-O-Y-A T-O-Y-A!!!!!" Si John merasa dirinya hebat, bisa memuaskan si cewek Jepang sampai teriak-teriak tak terkontrol memuji si John.
Keesokan harinya, John main golf dengan partner bisnis Jepangnya. Di satu hole, si Jepang ternyata bisa hole in one. John langsung bilang, "HOYA TOYA! Nakamura san!" (maksudnya memuji dengan kata-kata Jepang yang baru dipelajarinya tadi malam.)
Si Jepang bukannya senang dipuji malah bingung dan nanya ke John, "What do you mean it's the wrong hole??!!"
Senin, 30 Maret 2009
Wrong Hole
di 00:21 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Dewasa
Minggu, 29 Maret 2009
Karya Ilmiah
Di ruang perpustakaan sekolah sedang terjadi diskusi serius antara guru dengan seorang muridnya yang ingin sekali menjadi anggota ekstrakulikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR).
Guru : "Apa yang dapat kamu sumbangkan untuk KIR sekolah kita?"
Murid: "Sebuah penemuan dari penelitian yang saya lakukan sendiri."
Guru : "Apa itu?"
Murid: "Menggabungkan (stek) 2 jenis tumbuhan yang sangat berlainan species. Dan ternyata berhasil."
Guru : "Apa 2 jenis tumbuhan itu...?"
Murid: "Kelapa dan singkong."
Guru : (Terdiam, sepertinya tidak percaya). "Lalu apa yang terjadi dengan kedua tumbuhan itu?"
Murid: "Jadi getuk."
di 19:36 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Pendidikan, Humor Umum
Anjing Pengawal
Kakak perempuan saya bekerja sebagai seorang supir truk. Karena ingin lebih aman dalam bekerja, dia memutuskan untuk membeli seekor anjing sebagai pengawalnya.
Dia lalu memilih seekor anjing yang terlihat sangat galak di sebuah toko binatang. Sebelum dia membawa pulang anjing itu, si penjual memperingatkan, "Ingat ya, anjing itu sama sekali tidak suka dengan laki-laki!"
"Sempurna!, Sesuai dengan keinginan saya," kata kakak saya.
Pada suatu hari ketika kakak saya dan anjingnya sedang berada di tempat parkir, dia disapa oleh dua orang laki-laki iseng. Kakak saya sangat ingin melihat reaksi dari 'pengawal' barunya tersebut.
Dan ... begitu kedua lelaki itu mendekati kakak saya ... anjingnya langsung lari bersembunyi di bawah kolong mobil.
di 19:21 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Binatang, Humor Umum
Cacat Kecil
Seorang Pria keturunan ingin membalas budi pada seorang petani yang telah menolongnya. Namun dia bingung karena sang petani ini memiliki tiga orang anak yang semuannya perempuan. Dengan kekuasaannya, Ia memutuskan mengencani mereka, untuk mencari yang terbaik diantara ketiga anak petani tersebut.
Hari pertama, Ia pergi dengan anak pertama dan kepada Petani itu Ia menyampaikan, "Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan."
Hari Kedua, Ia pergi dengan anak kedua dan ketika pulang dia berkata, "Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling."
Hari Ketiga, Ia pergi dengan anak ketiga dan sangat gembira dan merasa cocok, "Inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna."
Lalu menikahlah Pria ini dengan anak ketiga Petani tersebut. Dan pada bulan ke delapan Ia dikaruniai seorang anak. Dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya.
Ketika sang anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya, "Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?"
Petani menjawab, "Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan. Waktu itu Ia sudah hamil duluan....."
di 19:12 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Dewasa, Humor Keluarga
Dua Lingkaran
Dua orang bekas pecandu narkotika telah bertobat dan setelah terbebas dari penjara mereka bekerjasama dengan Polisi melakukan kampanye anti narkoba. Polisi memberi tugas pada mereka untuk mengadakan seminar anti narkoba selama seminggu.
Setelah seselasi masing-masing mereka dimintai laporan hasil kerja mereka.
Bekas pecandu A : "Lapor Pak, selama tugas 1 minggu, saya berhasil membawa 21 orang untuk bertobat dan tidak akan pakai narkoba lagi".
Polisi: "Bagus sekali. Bagaimana cara kamu membujuk orang untuk bertobat?"
Bekas pecandu A : "Dalam seminar, saya menggambar 2 buah lingkaran, satu lingkaran besar dan satu lingkaran kecil. Lalu saya jelaskan kepada para pecandu bahwa lingkaran besar menunjukkan otak kita sebelum pakai narkoba, sedangkan lingkaran kecil adalah gambar otak kita yang ciut akibat penggunaan narkoba. Para peserta ketakutan dan akhirnya mereka memilih untuk bertobat."
Polisi: "Wah bagus sekali cara kamu, lalu bagaimana kamu B? Apakah kamu berhasil juga?".
Bekas Pecandu B: "Ya Pak, selama seminggu ini saya berhasil menarik orang untuk bertobat sebanyak 1000 pecandu!"
Polisi : "Luar biasa, bagaimana caranya?"
Bekas Pecandu B : "Saya menggunakan cara yang sama dengan A, Pak. Saya juga menggambar 2 lingkaran, satu yang besar dan satu yang kecil".
Polisi: "Lho lalu bagaimana kamu bisa menarik orang jauh lebih banyak untuk bertobat?"
Bekas Pecandu B: "Begini Pak, saya jelaskan kepada para pecandu bahwa lingkaran kecil itu adalah gambaran lubang pantat kita sebelum masuk penjara, dan lingkaran besar itu adalah lubang pantat kita setelah keluar penjara ....!. Dan bertobatlah mereka semua .!"
di 17:39 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Hukum, Humor Umum
Jumat, 27 Maret 2009
Pisau Lipat
Kejadian ini terjadi saat pendidikan dasar untuk para pencinta alam. Seorang senior (instruktur) menemukan sebuah pisau lipat yang tergeletak di atas tanah. Menurut ketentuan yang disepakati, selama pendidikan dasar barang siapa yang meninggalkan sesuatu selama perjalanan harus dihukum.
Senior dengan segera mengambil pisau lipat itu dan bermaksud untuk menghukum siswa pendidikan dasar yang telah lalai meninggalkan pisau lipatnya itu. Setelah para siswa berkumpul semua, sang senior dengan nada berwibawa berkata, "Siapa yang merasa kehilangan pisau lipat di tengah perjalanan tadi?"
Tak ada satu peserta pun yang berani menjawab. Kemudian sang senior menambahkan, "Hayo cepat? saya sebenarnya sudah tahu siapa pemilik pisau lipat ini karena namanya terukir disitu. Tapi saya ingin kejujuran kalian untuk mengaku!"
Masih tidak ada jawaban dari peserta. "Karena tidak ada yang dengan jujur mau mengakui kesalahannya maka saya akan panggil namanya!!!"
Peserta masih saja diam. Akhirnya sang senior habis kesabarannya, diambilnya pisau lipat tadi kemudian dengan lantang sambil melirik ukiran pisu tersebut. "Stain... maju ke depan!," para siswa saling melirik kalau-kalau ada yang maju ke depan. Karena tidak ada yang maju ke depan si senior berkata lagi, "Saya panggil sekali lagi yang bernama STAINLESS STEEL maju ke depan!!!"
di 21:35 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Umum, Orang-orang GIla
Sudah Apa Belum?
Suatu hari terjadi keributan di Rumah Sakit Jiwa Grogol Jakarta, yaitu bentrokan antara 2 kubu pasien. Kubu pasien yang pertama adalah pasien yang selalu menjawab 'SUDAH' setiap kali mendapat pertanyaan, sementara kubu yang kedua adalah pasien yang pasti menjawab 'BELUM' kalau ditanya siapa pun.
Karena perbedaan inilah, mereka sering berselisih paham dan akhirnya kemarin terjadi bentrokan fisik yang mengakibatkan beberapa pasien luka berat dan ringan. Pihak manajemen RSJ Grogol pun meminta bantuan pihak kepolisian untuk membantu mengamankan situasi.
Akhirnya setelah berdiskusi dan mencari solusi, pihak manajemen mengambil keputusan untuk memisahkan 2 kubu pasien tersebut agar tidak terjadi bentrokan lagi. Kubu yang selalu menjawab 'SUDAH' diletakkan di bangsal depan dekat lapangan, sementara kubu yang selalu mengatakan 'BELUM' ditaruh di bangsal belakang dekat blok kamar mandi.
Sebelum cerita ini dilanjutkan, ada pertanyaan untuk Anda semua, apakah Anda sudah paham cerita yang barusan Anda baca?.
Baik kalau sudah faham, Silahkan Anda mengambil tempat...!
di 20:50 0 komentar Link ke posting ini
Label: Orang-orang GIla
Kecelakaan
Suatu hari di tol Cikampek terjadi kecelakaan, sebuah mobil minibus Carry jungkir-balik dan seluruh penumpangnya yang terdiri atas seorang bapak, seorang ibu dan dua orang anak terluka parah tak berdaya. Hanya seekor monyet, binatang peliharaan keluarga itu yang masih segar bugar.
Pak polisi kebingungan ketika harus mencatat dan melacak kejadian sebenarnya untuk dilaporkan pada atasannya. Kemudian, Polisi memutuskan menanyai si monyet untuk memperoleh keterangan kuat untuk dicatat sebagai laporan. "Toh, dia kan monyet peliharaan. Biasanya, monyet peliharaan punya tingkat intelegensia yang tinggi" pikir polisi tadi.
Mulailah Polisi menanyai sang monyet, yang kini tampak memegang sebuah botol bir. "Monyet, apa yang terjadi sebenarnya?," tanya Polisi.
Si monyet kemudian berjungkir balik beberapa kali. "Oh...mobil terjungkir balik beberapa kali..," kata polisi dalam hati sambil mencatat.
"Lalu, apa yang dilakukan oleh si bapak?," pertanya selajutnya disampaikan Polisi. Si monyet menirukan gerakan mabuk sambil minum dari botol bir yang dipegangnya. "Oh...si bapak sedang mabuk saat menyetir. Pantas saja..."
"Terus, si ibu ngapain? Dan anak-anak ngapain?," Si monyet menirukan posisi orang tidur, kemudian bergerak-gerak seperti orang sedang bertengkar.
"Oh...oke deh. Eh, ngomong-ngomong, kamu sendiri ngapain, monyet?," tanya Polisi. Dan .... si monyet kemudian menirukan gerakan menyetir.
di 20:43 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Umum, Orang-orang GIla
Belajar Lawan Kata
Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi. Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi
saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru.....
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat
seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik. Hari ini Bu Guru akan menguji kalian semua tentang lawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kalian semua harus cepat menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
Murid-murid: Mengerti Bu Guru...
Guru: Pandai!
Murid-murid: Bodoh!
Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini...
Murid-murid: Dengar itu...
Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru...
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurang ajar!
Murid-murid: Cukup ajar!
Guru: Habis aku!
Murid-murid: Kekal kamu!
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!
Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!
Guru: Bego kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!
Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!
Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Kami sebagian dilepaskan tengah malam itu!!
Guru (stres): 66666
Murid-murid: 99999
Guru (stres): !!!!!
Murid-murid: ?????
di 19:51 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Anak-anak, Humor Umum
Hadiah Untuk Mama
Tiga orang anak laki-laki yang merantau sukses dalam pekerjaan dan usaha mereka. Mereka akhirnya mendiskusikan pemberian apa yang dapat mereka berikan kepada ibu mereka yang sudah lanjut usia sebagai hadiah dan ucapan syukur karena mereka bertiga telah menjadi orang yang sukses dan kaya.
Anak pertama berkata, "Aku sudah selesai membangun sebuah rumah yang sangat besar untuk Mama kita!"
Dan anak yang kedua berkata, "Oh, aku sudah mengirimkan Mama sebuah mobil Marcedes, lengkap dengan sopirnya!"
Lalu anak ke tiga berkata, "Aku punya hadiah yang lebih istimewa dari kalian berdua! Kalian tahu kan dan kalau Mama kita sangat suka sekali membaca kitab suci dan kalian juga tahu kan kalau penglihatan Mama kita kurang begitu bagus lagi sehingga dia kesulitan dalam membaca kitab suci. Nah ... aku mengirimkannya seekor Burung Beo luar biasa yang hafal seluruh isi kitab suci. Mama tinggal menyebutkan kitab apa, pasal, maupun ayat berapa yang ingin didengarnya dan dengan cepat Burung Beo ini akan meyebutkan isinya!!"
Beberapa waktu kemudian, ibu mereka mengirimkan surat ucapan terima kasih kepada anak-anaknya:
"Milton," dia menulis kepada anak pertamanya, "Rumah yang kau bangunkan untukku terlalu besar. Aku hanya menggunakan satu kamar, tapi aku harus membersihkan seluruh rumah!"
"Gerald," dia menulis kepada anak keduanya, "Aku sudah terlalu tua untuk mengadakan perjalanan. Sepanjang hari aku menghabiskan waktu di rumah saja, jadi aku sangat jarang menggunakan Mercedes itu. Lagipula sopirnya agak kurang sopan!"
"Donald tersayang," dia menulis kepada anaknya yang ketiga, "Kamu betul-betul tahu apa yang menjadi kesukaan Ibumu ini .... Ayam yang kamu kirimkan padaku itu sangat lezat rasanya!"
di 19:47 0 komentar Link ke posting ini
Label: Humor Keluarga, Humor Umum